Penerjemah: Keiyuki17
Editor: Jeffery Liu


Lu Yan menekan nomor Li Rui.

Dia tidak menjawab. Kemudian, ponsel pihak lain kehabisan daya dan mati secara otomatis.

Di WeChat, tidak ada yang menanggapi pesannya.

Meskipun Lu Yan dan Dokter Li sama-sama bekerja di rumah sakit, hubungan mereka tidak cukup dekat untuk saling bertukar alamat rumah.

Tidak lama setelah Lin Sinan pergi, kompensasi untuk operasi terakhir datang dan langsung masuk ke rekeningnya. Setelah dikurangi pajak, ada sejumlah kecil enam digit angka.

Ini adalah pertama kalinya Lu Yan menerima bonus yang begitu besar setelah bekerja di rumah sakit selama bertahun-tahun.

Karena dia tidak perlu pergi bekerja untuk saat ini, dia tidak pergi ke rumah sakit.

Secara umum, setelah mendapatkan sejumlah besar uang, orang biasanya menghadiahi diri mereka sendiri dengan berbelanja.

Dia berpikir sejenak dan pergi ke toko serba ada di lantai bawah untuk membeli minuman dan mie instan.

Di toko serba ada, paman penjaga toko menggelengkan kepalanya sambil mendengarkan radio.

“Pada jam 10 pagi ini, polisi kota kami menemukan seorang buronan kriminal di Taman Sungai Qu. Orang yang dicari itu mencoba menyandera seseorang dan ditembak mati di tempat.”

Lu Yan teringat kata-kata terakhir yang diucapkan Li Rui di telepon hari ini.

Pada saat itu, dia sedang terburu-buru untuk membuka pintu dan menutup telepon sebelum dia mendengarnya.

Pihak lain mengatakan bahwa dia berada di tempat yang namanya dimulai dengan kata “Qu.”

Sekarang setelah mendengar ini, sepertinya tempat itu adalah Taman Sungai Qu.

Lu Yan melihat ke bawah dan mencari berita yang relevan. Sayangnya, tidak ada media yang memiliki informasi tersangka. Itu pastinya adalah siaran pers yang diberikan dari atas, oleh karena itu, beritanya pada dasarnya sama.

Pada akhirnya, dia hanya menemukan foto dari udara yang samar-samar. Seorang pria berjaket hitam tergeletak di tanah.

Lu Yan pernah melihat Li Rui memakai jaket itu, mengatakan bahwa itu adalah jaket Canada Goose1 merek jacket. yang dikirim oleh pacarnya.

Dokter Li sangat menyukainya dan memamerkannya di departemen selama beberapa hari.

Sedikit kegelisahan tumbuh di hati Lu Yan.

Dia pergi ke pusat perbelanjaan terdekat dan melakukan pembelian dengan panik.

Pusat perbelanjaan sepertinya tidak mengharapkan kunjungan ke supermarket seperti itu. Dia seperti pelanggan yang pergi ke gudang untuk berbelanja grosir, dan mereka langsung mengatur truk untuk mengirim kembali barang-barang yang dibeli Lu Yan.

Makanan, obat-obatan, air mineral, kompor gas portabel

Barang-barang yang dia beli memenuhi dua kamar tamunya.

Terima kasih kepada Lu Yan yang hidup sendiri, kalau tidak, dia benar-benar tidak bisa menampung mereka semua.

“Kakak,2Xiongdi (兄弟) diterjemahkan menjadi ‘kakak’ atau ‘brother’ pada umumnya. Biasanya digunakan sebagai panggilan intim antara pria. kenapa kamu membeli begitu banyak barang? Ini akan cukup untuk beberapa tahun.” Bocah pengantar barang yang membantu dengan transportasi sangat bingung.

Lu Yan bukan orang yang suka menjelaskan, jadi, dia hanya menjawab, “Aku melakukan bisnis di WeChat.”

Bocah pengantar barang: “…”

Itu sangat sulit untuk dimengerti.


Di malam hari, Lu Yan menyalakan TV seperti biasa, mendengarkan berita malam sambil menyiapkan makanan.

“Sumber polusi di Kota H telah dikendalikan. Keadaan darurat akan dicabut dan lalu lintas akan segera pulih…”

Saat berbicara, ekspresi pembawa acara wanita itu tiba-tiba berubah, “Sekarang kami akan menyiarkan berita darurat.”

“Ada penyakit polusi yang tidak diketahui di kota kita, dan semua kegiatan dihentikan. Silakan berinisiatif untuk mengkarantina diri di rumah dan tidak keluar rumah. Kota K untuk sementara dilockdown!”

Seperti Lu Yan, jutaan orang yang tinggal di Kota K telah menerima berita yang sama.


Suasana gelap yang suram menyelimuti seluruh Kota K yang jatuh dalam kepanikan.

Dalam obrolan grup pemilik rumah, nada dering pesan terdengar satu demi satu. “Apa yang terjadi? Penyakit polusi?”

“Kenapa tidak ada peringatan sama sekali? Ini terlalu mendadak.”

“Aku harus melakukan perjalanan bisnis besok!”

Bagi kebanyakan orang, penyakit polusi hanyalah wabah yang terjadi di luar negeri.

Pada awalnya, semua orang masih sedikit ketakutan. Lagi pula, tidak ada yang ingin menjadi monster. Namun, dalam dua atau tiga tahun terakhir, ada laporan kasus penyakit polusi setiap hari, dan orang-orang secara bertahap menyadari bahwa penyakit ini bukannya tanpa obat. Sebaliknya, kesadaran ini mengurangi ketakutan mereka.

Hanya saja mereka tidak pernah menyangka bahwa polusi akan menimpa mereka suatu saat nanti.

Di lingkungan komunitas, manajer properti muncul dan berkata, “Para pemilik rumah, yakinlah. Kita telah diberi tahu. Meskipun kalian tidak bisa keluar, manajemen properti akan memberikan layanan kepada para pemilik rumah. Jika kalian memiliki kebutuhan yang perlu kalian beli, kalian juga dapat membuat daftar dan memberikannya kepadaku. Kita pasti bisa mengatasi kesulitan bersama!”

Di antara rekan Lu Yan, kelompok dokter juga membicarakan penyakit polusi ini.

“Penyakit polusi tidak termasuk dalam sistem pengobatan tradisional. Apakah dokter kita akan diambil alih?”

“Hei, aku punya pasien yang akan segera menjalani operasi pengangkatan tumor. Aku tidak bisa keluar atau pergi ke rumah sakit sekarang. Apa yang bisa aku lakukan?”

“Kenapa bahkan para dokter harus diisolasi di rumah?!”

Meski kasus penyakit polusi sering dilaporkan, beberapa dokter juga penasaran.

Tetap saja… apa yang mereka ketahui hanya sedikit dibandingkan dengan warga biasa karena alasan profesional, tidak banyak.

Setidaknya, pengobatan penyakit polusi tidak lagi menjadi milik bidang kedokteran.

Dalam persepsi kebanyakan orang, penyakit polusi yang menggemparkan dunia ini hanyalah penyakit menular yang menyusahkan seperti influenza dan AIDS. Pada awalnya, Lembaga Penelitian juga berpikir demikian.

Semua orang optimis dan percaya bahwa umat manusia akan mengatasi penyakit polusi ini seperti cacar.

Hanya Lu Yan, yang sedang menonton berita di layar, yang tampak memiliki ekspresi keras. Dia teringat telur ikan yang dia lihat saat operasi kemarin.

Lin Sinan mengatakan tidak akan ada polusi sekunder, tetapi tubuh Li Rui mulai berubah.

Di pagi hari, dia menelepon Direktur Hu. Direktur mengatakan kepadanya bahwa dia sudah berada di pesawat untuk kembali ke kampung halamannya.

Direktur tidak menunjukkan gejala kontaminasi.

Selama operasi, hanya Li Rui yang bersentuhan dengan telur ikan yang bocor itu.


Peraturan lockdown kali ini sangat ketat.

Keesokan paginya, Lu Yan berdiri di dekat jendela dan melihat ke luar seperti biasa. Jendela kamar tidurnya menghadap ke gerbang komunitas, dengan pemandangan yang bagus.

Sebuah kendaraan militer bersenjata berhenti di pintu gerbang dan beberapa petugas yang dilengkapi dengan senjata turun.

Dia tidak tahu berapa banyak orang yang dipindahkan dari berbagai stasiun ke Kota K untuk menangani keadaan darurat ini.

Tidak hanya gerbang komunitas yang ditutup, tapi pintu unit juga dikunci. Setiap hari, hanya ketika makanan sedang dikirim, gerbang dan pintu dibuka untuk sementara waktu.

Banyak warga yang panik, tetapi tidak ada yang bisa mereka lakukan.


Pada malam setelah kota dilockdown,

Lu Yan sedang tidur ketika dia tiba-tiba mendengar suara tembakan di kejauhan.

Mobil bertenaga baterai yang diparkir di lingkungan komunitas itu membunyikan alarm bahaya — “wuwuwu”.

Lu Yan bangkit, dengan hati-hati membuka tirai, dan melihat ke luar jendela.

Setelah beberapa saat, dia melihat balok logam persegi yang dikenalnya dibawa dari komunitas.

Pasien yang dikirim ke rumah sakit juga menggunakan kabin logam yang sama.


Di pagi hari, pemilik rumah mau tidak mau mengangkat masalah ini dalam kelompok mereka.

Manajer properti segera keluar untuk menjelaskan, “Aku sudah bertanya. Seorang pencuri ingin membobol sebuah rumah tadi malam. Kemudian tentara yang menjaga pintu melepaskan tembakan sebagai peringatan. Tidak ada yang penting. Pencurinya telah dibawa ke kantor polisi.”

Lu Yan membacanya dan meletakkan ponselnya.

Dia menekan tanda bahayanya dan bersiap untuk mencuci sebuah apel untuk sarapan.

Tepat ketika tangan Lu Yan menyentuh keran, Sistem akhirnya mengeluarkan suara.

[Aku menyarankanmu untuk tidak menggunakan air keran hari ini.]

[Apa kamu tahu bahwa telur-telur ikan parasit yang menjijikkan ini transparan ketika mereka tidak memparasitisasi3Menginfestasi atau mengeksploitasi (organisme atau bagian) sebagai parasit. Contohnya: cacing kecil ini parasit pada saluran pencernaan hewan dan burung. pada organisme lain?]

Lu Yan menarik tangannya dan berpikir bukan tidak mungkin memakan apel tanpa mencucinya.

Dia menonton berita dan makan apel sambil mendengarkan pengenalan rinci dari Sistem.

[Pada distorsi tahap pertama, telur ikan akan menembus ke dalam perutmu, menetas, dan kemudian bereproduksi dalam jumlah besar secara aseksual di perutmu. Tahap ini bisa berlangsung selama 2 minggu.]

[Pada tahap kedua, telur ikan akan mengalir mengikuti darah, tinggal di bagian lemak untuk menyerap nutrisi, dan secara bertahap muncul di kulit.]

[Pada tahap ketiga, telur ikan akan menutupi setiap bagian tubuhmu. Pada saat itu kamu akan menjadi Polutan tingkat terendah! Dalam kebanyakan kasus, seorang individu akan berubah menjadi murloc.4Murloc dari World of Warcraft. ]

[Inilah kehidupan telur ikan parasit yang diremehkan.]

Lu Yan menyalakan ponselnya dan memposting pesan di semua obrolan grup dan forum, mendesak semua orang untuk menyimpan lebih banyak air mineral.

Dia kemudian mencari nomor ponsel dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Polusi di Kota K.

Dia merasa bahwa dia setidaknya harus melakukan tugasnya untuk mengingatkan orang-orang.

[Jika aku menjadi dirimu, aku tidak akan melakukan panggilan ini.] Sistem tiba-tiba berbicara.

[Tuan rumah, Yang Tercerahkan belum tentu dikirim ke Lembaga Penelitian, tetapi kamu pasti akan dikirim, karena kamu adalah putra Lu Cheng dan memilikiku sebagai keterampilan bawaan. Kehilangan Lu Cheng saat itu membuat Lembaga menyesalinya sampai sekarang. Selain itu, penelitian di Lembaga Penelitian tentang polusi lebih dalam dari yang kamu kira. Aku menyarankanmu untuk tidak khawatir tentang itu.]

[Tentu saja, kamu dapat memilih untuk tidak mempercayaiku. Bagaimanapun, aku hanyalah sebuah Sistem. Meskipun demikian, dibandingkan dengan… Aku lebih suka tinggal di sisimu. Lagipula, kamu sangat tampan.] Sistem ingin mengatakan sesuatu tapi kemudian ragu-ragu.

Di masa lalu, Lu Yan tidak akan menanggapi tidak peduli bagaimana Sistem berbicara dengannya.

Tetapi kali ini, untuk pertama kalinya, dia bertanya, “Apa yang akan terjadi jika aku dikirim ke Lembaga Penelitian?”

Sistem tertawa dua kali dengan nada aneh, [Mungkin, kematian adalah hasil terbaik. Namun, sebagai sampel eksperimental yang berharga, kamu tidak dapat mati dengan mudah.]

Lu Yan tidak benar-benar ingin mati, apalagi dibedah hidup-hidup, jadi untuk sementara dia melupakan ide untuk menelepon Pusat Pencegahan dan Pengendalian Polusi.

Kecemasan membuatnya menyeka lantai dengan sapu tangan berulang kali meskipun rumahnya bersih dan tidak ada setitik debu pun di bawah tempat tidurnya.


Fakta membuktikan bahwa respon departemen terkait cukup cepat.

Di sore hari, Lu Yan melihat saudara kaya generasi kedua di sebelah membuka jendela dan berteriak dari balkon, “Sial! Kenapa airnya berhenti?!”

Obrolan grup pemilik rumah meledak.

Air yang terputus mengejutkan mereka semua, dan mereka bahkan tidak menerima pemberitahuan sama sekali. Yang lebih penting lagi, seluruh Kota K, dan bahkan beberapa kota tetangga di sekitarnya, telah menghentikan air leding.5Air leding atau air keran adalah air yang dialirkan melalui pipa leding dan keluar melalui keran air. Air leding biasa digunakan untuk minum, mencuci, memasak, dan menyiram toilet.

Air itu murah. Terkadang, mereka secara tidak sadar berpikir bahwa itu bahkan tidak berarti apa-apa. Tetapi ketika itu hilang, itu benar-benar dapat merenggut nyawa manusia.

Pengelola properti juga tidak menyangka tidak akan ada pasokan air dan tetap menghibur pemilik rumah dalam obrolan grup.

Sejak awal kota dilockdown, TV di rumah Lu Yan belum dimatikan.

Wartawan pembawa berita lokal mengatakan, “Sore ini, karena pengoperasian yang tidak benar oleh pekerja pabrik air, sejumlah besar bahan kimia sianida tumpah ke tangki air bersih. Bahan kimia sianida adalah bahan kimia yang sangat beracun. Untuk memastikan keamanan penduduk, kota kita telah memutus pasokan air dengan segera. Balai Kota akan mengatur agar militer mengirim air murni secara teratur. Warga, harap tetap tenang.”

Menanggapi kebijakan blokade kotamadya, para reporter stasiun berita, semuanya melakukan siaran langsung di rumah.

Orang-orang biasa masih tetap dalam kegelapan.

Lu Yan berpikir sejenak. Sebenarnya, ini adalah kebenaran yang sangat sederhana. Semua orang tahu bahwa ini adalah penyakit polusi, tetapi tidak pernah jelas seberapa mengerikannya itu.

Takut akan kematian juga merupakan sifat manusia.

Jika kebenaran terungkap, kedamaian yang dangkal akan segera rusak. Akan ada banyak orang yang meninggalkan Kota K dengan segala cara. Selama salah satu dari mereka membawa telur ikan parasit, malapetaka akan menyebar ke seluruh dunia.

Kereta yang tidak terkendali mendekat, dengan seseorang di satu sisi rel dan sekelompok orang di sisi lain. Mana yang akan kalian pilih?

Sistem mengucapkannya dengan suara rendah sambil tertawa.

[Pikiranmu tidak sepenuhnya benar. Mungkin sudah saatnya kamu harus memahami konsep indeks polusi seseorang, atau sebaliknya, indeks san seseorang6Secara harfiah diterjemahkan menjadi ‘kewarasan’ atau ‘sanity’. Berdasarkan novel dunia Mitos Cthulhu yang ditulis oleh HP Lovecraft, ketika seseorang mengalami syok mental, seperti menyaksikan kematian seseorang yang dekat, melihat pemandangan yang mengerikan dan aneh, atau menyaksikan secara langsung keberadaan horor yang tidak banyak diketahui dan tidak dapat dijelaskan, indeks san akan turun tajam, dan mengakibatkan kegilaan.?]

[Semakin takut dirimu, maka akan semakin mudah terkontaminasi. Jika media mulai mempublikasikan situasi nyata dari dunia ini, percayalah, itu tidak akan memakan waktu lebih dari sebulan untuk kehancuran seluruh dunia.]

[Tentu saja, itu tidak jauh dari apa yang terjadi sekarang.]

“Kamu sepertinya menantikan kehancuran dunia.”

Mirip dengan penjahat.

[Ada bukti bahwa evolusi sering terjadi secara tiba-tiba dan sangat cepat. Spesies baru akan terbentuk dengan cepat dalam waktu singkat dan tetap relatif stabil untuk waktu yang lama di masa depan.]7Dikutip dari “Setelah Kepunahan Umat Manusia: Buku Bergambar Hewan di Dunia Masa Depan”

Aku tidak sabar… untuk melihatmu menjadi seorang dewa.


Bab SebelumnyaBab Selanjutnya

KONTRIBUTOR

Jeffery Liu

eijun, cove, qiu, and sal protector

Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments