Penerjemah: Jeffery Liu


Namun, di pantai tempat mereka berada, tidak ada satu jiwa pun yang saat itu berdiri di belakang mereka!

Xie Lian telah membawa Fang Xin kepadanya sepanjang perjalanan, dan saat dia melihat bayangan itu, dia segera mengayunkan pedang miliknya ke belakang. Bayangan hitam itu jelas telah ditusuk dan ditikam oleh pedang Fang Xin, namun sebagai gantinya dia hanya merasakan seperti telah menusuk bola-bola gelembung, dan gelembung-gelembung itu pecah menjadi serangkaian riak sebelum menghilang di tempat saat itu juga. Hua Cheng mengangkat alisnya sedikit, melirik ke arah di mana bayangan hitam itu telah menghilang dan merajut alisnya.

Segera setelah itu, ada semakin banyak sosok bayangan yang muncul di dalam refleksi air danau, wajah pucat dan tangan pucat mereka adalah satu-satunya hal yang menarik di dalam kegelapan malam kala itu. Xie Lian menghunuskan pedangnya dan menyapu bayangan-bayangan itu, berteriak, “JENDERAL PEI! PERGILAH MENUJU KE AIR DAN LIHAT REFLEKSI YANG TERCERMIN DI PERMUKAANNYA! REFLEKSI YANG TERCERMIN DI DALAM AIR INI BISA MENGUNGKAPKAN MAKHLUK-MAKHLUK ITU!”

Jika mereka tidak sedang berada di Sarang Iblis, hantu kecil semacam itu tidak akan bisa mendekati seorang pejabat surgawi sama sekali. Pei Ming tidak bisa melihat musuh sebelumnya, namun sekarang setelah dia bisa mengamati pemandangan yang tercermin di permukaan air, dia menyaksikan refleksinya dan dengan mudah dapat mengalahkan semua kerumunan hantu di sekitarnya hanya dengan dua ayunan pedangnya. Shi Wu Du juga akhirnya memperhatikan pantulan aneh yang tercermin pada permukaan air danau dan dia berlutut di tepi air, berteriak ke danau dengan kepalanya yang terjulur “QING XUAN? APAKAH KAMU DISANA?!”

Air itu tampak berwarna hitam, penjara besi itu juga berwarna hitam, keduanya menyatu menjadi satu, sulit untuk diperhatikan; apa yang ada disana hanyalah satu tangan putih. Tiba-tiba, sebuah wajah muncul di antara jeruji besi pada pantulan air danau, dan itu adalah Shi Qing Xuan!

Dia tampaknya tidak bisa melihat Shi Wu Du yang saat itu berada di luar penjara besi, dan apa yang tergambar pada ekspresinya adalah sebuah teror yang mengerikan. Kedua tangannya tampak mencengkeram jeruji besi, berusaha mati-matian untuk mengeluarkan kepalanya, seolah-olah terlihat dia sedang menangis meminta tolong, tetapi tidak ada satu pun suara yang melewati maupun yang bisa mereka dengar. Shi Qing Xuan tidak berteriak terlalu lama sebelum tiba-tiba, beberapa tangan-tangan layu dan membusuk meraih kepalanya, menarik wajahnya, lehernya, bahunya, dan menariknya ke bawah!

Melihat ini, Shi Wu Du mengutuk dan hendak melompat ke dalam air ketika Pei Ming menariknya kembali, “Shui-shixiong, kamu tidak bisa! Tidakkah kamu berpikir jika ini mungkin adalah jebakan? Kamu tidak dapat memanipulasi perairan Laut Selatan, dan sebagai Dewa Air, jika kamu memasuki wilayah perairan orang lain, bukankah itu berarti kamu hanya meminta untuk dibantai?”

Shi Wu Du menepuk pundaknya dan hanya mengatakan: “Kalau begitu bantu aku menjaga bagian luar.” Lalu dia mendorongnya pergi, menghentakan kakinya dan melompat ke kedalaman Danau Air Hitam!

Saat dia memasuki perairan danau itu, dia langsung tenggelam. Pei Ming berseru, “SHUI-SHIXIONG!” Tapi dia tidak bisa mengikuti langkahnya karena dia tahu bahwa danau ini kemungkinan besar merupakan ‘batas’. Sama seperti mekanisme yang dipasang di kuburan kuno, orang luar dapat membuka makam dan mengganggu serta ikut campur dengan apa yang ada di dalamnya, tetapi begitu mereka masuk, pintu-pintu itu akan menutup secara otomatis dan tidak akan dapat terbuka dari dalam, membuat para penyusup mati terperangkap di dalamnya. Sulit ditekankan untuk mengatakan bahwa ‘batas’ ini tidak memiliki mekanisme yang sama. Xie Lian berseru , “Jenderal Pei! Jangan masuk. Ada mayat tepat di dekat kakimu, cepatlah kembali ke pantai dan bangun peti mati untuk persiapan evakuasi. Aku sendiri yang akan masuk!”

“Yang Mulia? Akankah kamu baik-baik saja?!” tanya Pei Ming

“Kekuatan spiritualmu sudah terpangkas cukup banyak untuk pergi ke tempat ini, jadi kita bisa dikatakan sama sekarang. Aku lebih berpengalaman daripada kamu untuk bertarung dengan tangan kosong!”

Pei Ming lalu melirik ke arah Hua Cheng yang saat itu berdiri di sebelah Xie Lian dan mengingat bahwa dia bisa melayang di permukaan air, sehingga mereka berdua jauh lebih berguna daripada dia yang lebih baik tetap berada disana, tidak kurang suatu apapun, jadi tanpa basa-basi lagi, dia memilih untuk membawa mayat hantu kecil itu dan bergegas keluar dari hutan. Xie Lian berbalik menghadap Hua Cheng, “San Lang, maukah kamu meminjamkanku sedikit kekuatan spiritualmu lagi … hanya sedikit, sedikit saja sudah cukup!”

Tanpa sepatah kata pun, Hua Cheng menepuk punggung kecilnya dengan lembut. Ketika Xie Lian mengayunkan pedang Fang Xin miliknya lagi, sebuah pilar raksasa seperti cahaya putih melintas dan setiap hantu kecil di tempat kejadian terbunuh oleh serangan itu. Xie Lian terdiam beberapa saat dan langsung menyarungkan pedangnya. “Aku pergi!”

Keduanya melompat ke dalam air danau itu pada saat bersamaan. Namun, di dasar Danau Air Hitam, selain air danau yang sangat dingin, tidak ada yang aneh. Air ini juga berbeda dari air yang menenggelamkan kapal mereka di Sarang Iblis Air Hitam sebelumnya, dan seseorang jelas bisa mengapung di dalamnya, tidak seperti danau biasa. Xie Lian tampak bingung dan langsung berenang ke bawah. Tidak butuh waktu lama baginya untuk mencapai dasar danau itu tetapi tidak ada mekanisme aneh apapun untuk dilihat dan dia juga tidak melihat Tuan Master Angin maupun Tuan Master Air. Xie Lian mengerutkan alisnya dan merenung sejenak sebelum dia berenang kembali. Beberapa saat kemudian, Xie Lian menerobos permukaan dan menarik napas dalam-dalam, menyeka air yang membasahi wajahnya, dan baru saat itulah dia menyadari bahwa pemandangan di pantai itu kini telah berubah!

Di sebelah Danau Air Hitam, ada sebuah penjara besi, dan itu adalah penjara yang sama persis seperti penjara yang tercermin di permukaan perairan sebelumnya.

Namun, selain penjara, semua yang ada di tepi pantai masih sama persis seperti sebelumnya. Pantai itu juga terlalu sepi, menambah kekhasan tempat itu yang mengerikan. Shi Wu Du saat itu tampak sudah naik ke daratan dan baru saja menghantamkan kunci raksasa di penjara besi itu dengan batu besar. Dia adalah seorang pejabat surgawi yang mengendalikan air, sekarang dia sudah memasuki wilayah kekuasaan orang lain yang juga bisa mengendalikan air dan dia kehilangan kemampuan untuk memanipulasi air, dia seperti binatang buas yang kehilangan taring dan cakar miliknya. Ketika Xie Lian dan Hua Cheng naik ke darat, saat Shi Wu Du melihat sosok Xie Lian, matanya menyala dan dia mengangkat tangannya, “Dewa bela diri! Terima kasih Tuhan! Cepat, gunakan semua cara yang dimiliki oleh dewa bela diri sepertimu untuk mengurus masalah ini!”

“…”

Akankah semua orang sekarang memahami manfaat dari seorang dewa bela diri? Xie Lian memikirkannya dalam benaknya sendiri ketika dia diam-diam mendekatinya dan memberikan kunci itu sebuah tendangan, memecahkannya dengan keras. Dia mengeluarkan tendangan lainnya dan gerbang penjara itu berhasil terbuka. Shi Wu Du bergegas masuk dan berteriak, “QING−”

Namun bahkan sebelum dia menyerbu masuk, kerumunan datang sebagai gantinya, meraung dan melolong, “OH OH OH OH OH AH AH AH AH AH WU WU WU WU WAH WAH WAH WAH WAH WAH!”

Orang-orang itu semuanya tampak begitu acak-acakan dan sama sekali tidak terawat, begitu kecil dan kurus, mata mereka kosong, pakaian compang-camping mereka tidak menutupi apa pun, memperlihatkan barisan tulang rusuk di bawah kulit mereka. Mereka sangat kotor seolah-olah mereka tidak pernah mandi lebih dari sepuluh tahun; tangan-tangan mereka berayun dan meraih serta menggenggam secara acak, dada mereka berdebar-debar dan mereka kemudian menghentikan langkah mereka, mereka terdengar terus meraung dan berteriak dengan suara yang tidak begitu jelas, sangat mengerikan, dan mereka mengalir keluar seperti gelombang perairan tercemar, meninggalkan Shi Wu Du yang saat itu terkejut dan membatu, sama sekali tidak bergerak.

Namun, kerumunan mereka hanya berusaha melarikan diri; mereka tidak bertahan maupun berada disana untuk melecehkan maupun mengganggu mereka, dan bahkan jika Shi Wu Du tertegun sejenak, dia tidak peduli pada mereka dan terus menyerbu memasuki ke dalam gedung, “QING−”

Namun sebelum dia bahkan dapat membuat beberapa langkah, dia terhambat dalam langkahnya dan hampir terjatuh – tanah di dalam penjara itu sangat licin! Ada juga bau busuk yang berasal dari dalam penjara besi yang sulit dijelaskan, dan bahkan Xie Lian yang masih berada di luar bisa mencium baunya, berusaha untuk menahan napas. Shi Wu Du dengan demikian menutupi mulutnya dengan lengan bajunya sendiri dan terus menyerbu masuk, dan dia pada akhirnya bisa meneriakkan nama lengkap adiknya, “QING XUAN?!”

Di dalam penjara itu benar-benar gelap gulita, dan di sekeliling mereka terdengar suara isakan dan gumaman aneh yang terus bergumam entah apa itu. Saat berikutnya, suara lemah datang, “… ge …”

Benar saja. Shi Qing Xuan saat itu tampak sedang duduk terkulai di bagian terdalam penjara besi, bersandar pada dinding. Di belakang dinding itu adalah tempat dimana satu-satunya jendela tinggi penjara besi itu berada, sinar dari cahaya bulan tampak menembus melalui jendela dan menerangi sosok itu, membuatnya tampak berwarna putih seperti selembar kain. Di sebelahnya, beberapa makhluk kotor tampak mengelilinginya. Beberapa luka yang membusuk menutupi seluruh tubuh mereka, beberapa meniru tangisan babi, beberapa mematuk biji-bijian seperti mereka adalah ayam, dan beberapa memeluk Shi Qing Xuan, meratap dan memanggilnya sayang, mereka semua gila.

Shi Qing Xuan pernah menjadi pejabat surgawi yang terhormat, dan tidak pernah sekalipun dia jatuh pada kondisi seperti itu. Shi Wu Du segera naik dan meledak dalam kemarahan, “ENYAHLAH! JENIS HANTU MACAM APA INI?”

Dia dan Shi Qing Xuan sangat mirip, namun aura mereka benar-benar berbeda. Meskipun kekuatan spiritual Shi Wu Du saat ini terputus, kekuatan miliknya bahkan lebih mendominasi, dan orang-orang gila itu kemudian lari ketakutan. Xie Lian tidak bisa menahan rasa simpatinya dan Shi Qing Xuan juga menegur, “Ge, jangan berkelahi, mereka bukan hantu kecil. Mereka semua … adalah manusia hidup!”

Benar saja, meskipun masing-masing dari sosok itu terlihat lebih jahat daripada iblis, tetapi ketika dicermati dan melihatnya lebih saksama, mereka semua sebenarnya adalah manusia yang hidup. Xie Lian tidak bisa melakukan apapun ketika melihatnya dan hanya bisa terkejut, ‘Mengapa Iblis Air Hitam Xuan mengunci dan mengurung begitu banyak orang di sini?’ Dia bertanya-tanya.

Namun Shi Wu Du, tidak peduli sama sekali dengan fakta itu. Dia mengangkat liontin umur panjang miliknya di satu tangan, dan tangan yang lain meraih lengan Shi Qing Xuan, “Bagaimana kamu bisa ada disini? Di mana kamu terluka?”

Shi Qing Xuan saat itu benar-benar sangat kotor, tetapi selain goresan pada kakinya yang sedikit berdarah, sepertinya tidak ada banyak luka lain yang ada di tubuhnya. “Aku tidak tahu bagaimana kita sampai di sini. Gelombang air melonjak dan menjatuhkan kami, dan ketika kami sadar, kami sudah berada di sini. Ini hanya goresan kecil, tidak ada yang serius! Luka Ming-xiong bahkan lebih parah.”

Baru kemudian ketiga orang lainnya menyadari bahwa Ming Yi saat itu tengah berbaring di tanah di dekatnya, tampak pucat, tetapi wajah pucatnya bukan karena ketidaksenangan. Bercak ungu dan kebiruan menutupi wajahnya dan Xie Lian bertanya, “Apa yang terjadi pada Tuan Master Bumi?”

“Sepertinya dia sudah digigit oleh makhluk-makhluk di laut,” Shi Qing Xuan menjawab, “Ikan Tengkorak itu memiliki lumut hijau di gigi dan tulangnya, dan mereka semua beracun! Aku sudah memberinya semua obat yang aku miliki yang aku bawa sebelumnya, tapi … haah.”

Xie Lian berjongkok dan berniat memeriksanya dengan hati-hati, tapi dia hampir pingsan karena bau busuk yang berasal dari tempat itu. Melihat sekeliling, ada beberapa ember kayu yang diletakkan di sekelilingnya, dan apa yang ada di dalam ember-ember itu semuanya berserakan, memunculkan aroma astringent1 dan bau apak. Ada bau busuk dari luka dan darah busuk, ada juga bau busuk dari panci yang tidak pernah dikosongkan selama berbulan-bulan.

Shi Wu Du tidak bisa mentolerirnya lagi dan berkata, “Hobi yang menjijikkan, sepertinya Air Hitam Menenggelamkan Kapal ini juga tidak memiliki perasaan dan cita rasa kelas yang lebih tinggi. Qing Xuan, ayo pergi!”

Dia menarik Shi Qing Xuan dan mulai menyeretnya keluar tetapi Shi Qing Xuan kemudian berbicara, “Aku baik-baik saja, tidak perlu membantuku.” Kemudian dia pergi untuk membawa Ming Yi sebelum perlahan-lahan keluar dari penjara besi itu.

Namun, lebih mudah untuk datang daripada pergi. Bagian perbatasan dari Danau Air Hitam ini tampak sudah ditutup rapat. Mereka memasuki perairan beberapa kali dan muncul kembali melalui permukaan tetapi pemandangan yang ada di atas mereka tidak pernah berubah, hal ini membuktikan bahwa mereka benar-benar telah dikurung dan dikunci di dalam batas Danau Air Hitam, tidak dapat pergi.

“Di mana Jenderal Pei?” Tanya Shi Qing Xuan.

“Aku membuat Pei-xiong tetap di luar. Dia harus bisa memikirkan cara yang bisa dia lakukan.” Jawab Shi Wu Du.

“Aku menyuruh Jenderal Pei untuk pergi membangun sebuah peti mati sehingga saat kita keluar dari tempat ini kita bisa langsung menyelamatkan diri kita dan pergi,” kata Xie Lian.

“Jika dia sudah menyelesaikan perahu peti mati yang dibuatnya, maka tidak apa-apa jika dia kembali melapor dulu sebelum kembali untuk kita.” Kata Shi Wu Du.

Namun, Ming Yi saat ini sedang terluka, dan untuk sementara mereka tidak yakin seberapa kuat racun itu, akan masih lebih baik untuk pergi sesegera mungkin, jadi mereka mungkin tidak bisa menunggu selama itu. Setelah beberapa perenungan, Xie Lian berkata, “Iblis Air Hitam Xuan ini mungkin hidup dalam pengasingan di laut, tapi tidak mungkin jika dia tidak pernah pergi. Tentunya bukankah dia tidak harus melewati seluruh Sarang Iblis Air Hitam setiap kali dia ingin keluar?”

“Kamu benar sekali.” Shi Wu Du berkata, “Pasti ada tempat di pulau ini yang bisa melemparkan Array Pemendek Jarak.”

Shi Wu Du tidak terlalu peduli pada Xie Lian pada awalnya, tetapi sekarang mereka memikul kesulitan bersama dan Xie Lian sudah menyelamatkan Shi Qing Xuan berkali-kali, tentu saja dia sekarang memandangnya secara berbeda, dan dengan segera menyetujui apa yang dia katakan. Saat itu, Ming Yi sedikit mengangkat tangannya, dan Shi Qing Xuan bertanya, “Ming-xiong? Apa ada yang ingin kamu katakan?”

Apa yang dilakukannya ini tampak seperti dia tengah berusaha untuk menyimpan kekuatannya, Ming Yi sama sekali tidak berbicara, dan hanya mengangkat tangannya lebih tinggi. Yang lain melihat ke arah dimana dia mengangkat tangannya dan melihat bahwa di kedalaman hutan tampak berdiri sebuah bangunan hitam yang tampak begitu suram.

Ming Yi menjatuhkan tangannya dan berkata, “Tempat itu … untuk apa, apakah kamu tahu?”

“Tidak.” Xie Lian berkata, “Kami tidak melihatnya dalam perjalanan ke sini.”

Shi Wu Du menyipitkan matanya, “Itu pasti Manor Bawah Air milik Iblis Hitam Xuan .”

Dalam rumor yang beredar, kediaman Iblis Hitam Xuan disebut dengan ‘Manor Bawah Air’. Setelah membuat keputusan, Shi Wu Du berkta, “Ayo pergi.”

Dia benar-benar mulai berjalan menuju bangunan itu tanpa sedikitpun perasaan takut akan pembalasan. Meskipun apa yang dilakukannya tampak tidak sopan, tetapi dalam situasi saat ini, pilihan apa lagi yang mereka miliki?

Jika dikatakan bahwa mereka berputar di halaman belakang orang lain sebelumnya, maka sekarang mereka akan menerobos melalui pintu depan orang lain. Xie Lian berbisik kepada Hua Cheng, “San Lang, jika ini canggung bagimu, kamu tidak perlu datang.”

Namun, Hua Cheng juga tampak muram dan berkata, “Percepat langkahmu, gege. Tinggalkan tempat ini sesegera mungkin.”

Xie Lian mengangguk dan berhenti berbicara. Namun, dia bisa mengatakan dengan samar-samar bahwa Hua Cheng tampaknya memiliki keragu-raguan yang ada di dalam dirinya saat ini, dan itu bukan tentang tuan tanah ini tetapi tentang sesuatu yang lain.

Dia selalu berpikir ada sesuatu yang aneh, dan dia memikirkan semua pertanyaan kecil yang telah menumpuk untuk sementara waktu di dalam kepalanya saat ini, dan itu membuatnya merasa cemas. Dengan segera, kelompok itu kemudian menyeberangi hutan, mengabaikan sekelompok orang gila yang masih berkeliaran, dan mereka akhirnya sampai di depan bangunan hitam yang tampak begitu suram dan berhantu itu.

Setelah melihatnya lebih dekat mereka menyadari bahwa ‘Manor Bawah Air’ ini sebenarnya adalah sebuah istana besar, bangunan dan gaya pembuatannya sangat mirip dengan Istana Master Angin dan Istana Master Air. Pintu-pintu istana itu tertutup rapat, dan setelah kelompok mereka menaiki tangga yang tak terhitung jumlahnya dan berdiri di depan gerbang, Xie Lian mengetuk pintu dan berseru dengan suara cerah, “Maaf sudah mengganggu! Secara tidak sengaja, kami telah menganggu dan menyinggungmu. Kami sangat meminta maaf.”

Tidak ada yang menjawab. Xie Lian menenangkan pikirannya dan perlahan membuka pintu istana itu.

Pada awalnya, berdasarkan pengalaman dan pola masa lalu yang dimiliki Xie Lian, bahkan jika ada sesuatu yang memang berada di dalamnya, sosok itu tidak akan keluar dan menyambut mereka saat pintu terbuka. Namun dia harus memakan kata-katanya sendiri. Hanya dengan satu pandangan mata, disana tampak sesuatu yang membuat siapapun merasakan puncak kengerian tertinggi mereka sampai membuat mereka membatu.

Di tengah ruangan itu, di dalam aula yang begitu luas dari aula besar disana, tampak duduk seseorang. Dan orang ini, dia tampak berpakaian serba hitam, wajahnya seputih salju – dia adalah mayat!

Dengan seketika, Xie Lian menutup pintunya.

Dia berpikir, ‘Apakah aku mungkin salah membuka pintu? Bukankah sesuatu seperti itu seharusnya tidak muncul dengan begitu cepat?’

Dia ingin mencoba menyapa lagi dan memulai membukanya lagi tetapi Shi Wu Du sudah berjalan melewatinya dan mendorong pintu itu terbuka, sambil berseru, “Kita sudah datang, jadi apa bedanya jika dia tidak menyambut kita?”

Kelompok itu perlahan melangkah ke dalam istana dan diam-diam mendekati set kerangka berpakaian hitam itu. Xie Lian memeriksanya dengan cermat dan bertanya-tanya, “Siapa pemilik dari mayat ini? Mengapa mayat ini disembah di sini?”

Ming Yi mengerutkan alisnya, “… Bukankah, Jenderal Pei, tertinggal? Mayat itu tidak mungkin dia bukan?”

Apa yang dikatakan Ming Yi benar-benar bisa menjadi kemungkinan. Shi Wu Du sedikit terkejut dan melihatnya beberapa kali lagi dan segera menyangkalnya, “Seharusnya tidak. Bentuk tubuh set tulang ini lebih rata dari Jenderal Pei.”

Tiba-tiba, Shi Qing Xuan berkata, “Tunggu.”

Kelompok itu memandangnya dan Shi Qing Xuan berkata, “Bukankah jawabannya sudah jelas? Ini adalah Manor Bawah Air. Satu-satunya yang bisa disembah di Manor Bawah Air secara alami adalah … “

Xie Lian segera mengerti apa yang ingin dia katakan, “Iblis Air Hitam Xuan?”


Bab Sebelumnya Ι Bab Selanjutnya

KONTRIBUTOR

Jeffery Liu

eijun, cove, qiu, and sal protector

Footnotes

  1. Astringent adalah zat yang menciutkan sehingga cairan atau darah bisa berhenti.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments