Penerjemah: Keiyuki17
Proofreader: Jeffery Liu


Penafian: Topik mengenai Bipolar akan dibahas di sini, tapi tidak dengan cara yang tidak baik. Atau setidaknya, itulah yang penerjemah Inggris yakini. Harap diingat.


Atmosfernya agak canggung, dan Da Shixiong hanya bisa membantu menengahi, “Kenapa tidak.. berjabat tangan dan berdamai?”

Sui Houyu mengguncang pergelangan tangannya dan melangkah mundur, menjawab dengan acuh tak acuh, “Aku tidak ingin berjabat tangan.”

“Maka saudara-saudaraku akan meminta maaf padamu.”

“Tidak perlu,” Sui Houyu akhirnya menatap Da Shixiong dan tersenyum licik. “Aku hanya bosan dan mencari mereka untuk mendapatkan kelegaan.”

Senyum itu terlihat sangat sempurna sehingga Da Shixiong mengangkat alisnya.

Ketika Sui Houyu selesai, dia berjalan keluar dari gang.

Malam telah tiba. Saat Sui Houyu berjalan keluar dari gang gelap dan menuju ke jalan-jalan yang terang benderang, berbagai warna dari cahaya lampu papan reklame dan toko mengelilinginya, kontras cahaya dan bayangan menyilaukan mata siapa pun yang melihatnya.

Rambut yang halus, leher yang kecil, sosok yang ramping, dan dua kaki yang panjang sangat menarik perhatian.

Sosoknya dari belakang cukup menakjubkan.

Jika seseorang memikirkan wajah itu lagi, dia akan berpikir itu akan terlihat mengerikan ketika sedang berkelahi.

Tak disangka… ternyata dia good-looking.

Da Shixiong memperhatikan Sui Houyu pergi sampai wujudnya menghilang dari gang, lalu menoleh kembali ke teman-temannya, “Bisakah kalian berhenti menarik perhatian para gadis dengan cara kikuk seperti itu?”

Tidak yakin, saudara laki-laki pahlawan itu menggosok tempat-tempat di tubuhnya yang sakit dan menjawab, “Kami terus-menerus dikelilingi oleh laki-laki dan bahkan tidak ada satu pun gadis. Itu tidak banyak membantu moral kami.”

Setelah mendengar itu, sudut mulut Da Shixiong terangkat membentuk senyuman, “Dan apa yang salah dengan laki-laki? Jika dorongan datang dan mendesak kita, kita bisa mengiris roti babi dan menusuk barbekyu satu sama lain. Apa yang bisa lebih romantis dan unik dari itu?”1

Setelah mendengar ini, mata pemdua itu berputar dengan marah, “Mengiris roti babi dan menggosok tusuk sate? 2 Apakah kita akan melakukan hal yang sama sampai kita tua?”

Da Shixiong mengerutkan bibirnya dan tidak menjawab. Dia tiba-tiba merasa muak dengan topik itu.

Dia kembali melihat teman-temannya. Sepertinya mereka dipukuli dengan keras, tapi tidak ada luka yang terlihat serius. Tampaknya Sui Houyu tahu seberapa jauh dia diizinkan menyerang ketika dia bertarung dengan mereka.

Itu semua adalah luka yang sederhana dan tidak akan membuat seseorang kehilangan wajah.

Da Shixiong membawa mereka keluar dan tanpa berpikir, bertanya, “Apa kalian sudah makan?”

“Belum.”

Mereka beritga pergi ke restoran terdekat. Di dalam, mereka disambut oleh istri pemilik toko. “Yo, Hou Mo kamu di sini?”

Kemudian dia melihat orang-orang di belakangnya dan melanjutkan, “Xiao Deng dan Xiao Shen juga ada di sini. Apa kejadian itu terjadi lagi tahun ini? Kenapa masih saja kalian bertiga?”

Ketiganya menjawab dengan santai dan melihat bahwa pengunjung yang diberikan menu oleh pemilik restoran adalah Sui Houyu.

Sui Houyu juga melirik mereka, sebelum kembali melihat menu.

Musuh yang sebenarnya pasti akan bertemu di jalan yang sempit.

Sui Houyu melihat-lihat menu dan memesan beberapa hidangan.

Pemilik restoran menuliskannya dan bertanya, “Berapa banyak orang yang bergabung dengamu?”

“Hanya aku.”

“Porsi kami sangat besar dan tidak bisa diselesaikan oleh satu orang. Tiga hidangan saja sudah cukup.”

“Tidak apa-apa, aku akan menghabiskan semuanya.” Sui Houyu menjawab dan mengembalikan menu ke pemilik restoran, sebelum bersandar di kursi dan bermain dengan ponselnya.

Ketika Sui Houyu mengklik menu WeChat, dia melihat bahwa Ran Shu mengiriminya pesan suara.

Ketika dia membukanya, dia mendengar suara gagap, “Kamu-kamu- Apa kamu benar-benar ingin pindah? Apa kamu ingin aku mengatur sesuatu untukmu? Aku benar- benar tidak bisa memberimu rumah!”

Ran Shu adalah seorang yang gagap, jenis yang paling menjengkelkan.

Jika seseorang tergagap di tengah kalimat, kamu pasti sudah bisa menebak apa yang mereka katakan dan tidak perlu menyelesaikan kalimatnya.

Berbicara gagap pada awalnya benar-benar menguji kesabaran seseorang. Kamu perlu mendengarkan pendahuluan yang panjang setiap saat.

Sui Houyu mengirim pesan suara sebagai balasan, “Bisakah lain kali kamu mengirimiku pesan teks?”

Balasan lain datang dengan cepat, “Kamu- kamu- kamu tidak menyukaiku, bukan? Mengetik itu sulit.”

“Sulit bagiku untuk mendengarkanmu.”

Kemudian Sui Houyu menerima pesan suara berdurasi 57 detik. Saat dia menatap garis yang panjang itu, dia tidak ingin repot-repot dengannya dan langsung meletakkan ponselnya di atas meja.

Meskipun Hou Mo dan teman-temannya datang belakangan, pesanan mereka dilayani terlebih dahulu karena sederhana.

Pemilik restoran adalah seorang bibi berusia lima puluhan dengan suara keras dan kepribadian yang antusias. Dia memberi tahu, “Aku baru saja memetik sayuran dari halaman belakangku dan tidak menyemprotkan pestisida sehingga sayurannya aman. Tapi kamu seharusnya tidak makan makanan yang begitu sederhana, tubuhmu masih dalam pertumbuhan, jadi bagaimana kamu bisa makan begitu sedikit?”

Yang dia maksudkan adalah mie dengan kuah bening, roti kukus, dan telur yang dipesan oleh ketiganya.

Tidak ada yang lain.

Ketiganya makan dengan sangat menyedihkan. Sementara itu, tidak jauh dari mereka, mereka melihat pesanan Sui Houyu yang datang.

Sui Houyu telah memesan enam piring dan tiga mangkuk nasi, lalu dia melanjutkan makan.

Pemilik restoran sangat sibuk. Dia berhenti sejenak dan berdiri di samping, melihat Sui Houyu makan dengan penuh minat.

Melihatnya seperti menonton video mukbang. Seseorang yang terlihat kurus tanpa jejak lemak bisa makan begitu banyak, dan orang hanya bisa bertanya-tanya ke mana perginya semua makanan itu.

Hou Mo mulai dengan kuah bening dan air di depannya, dan kemudian melihat ikan besar dan daging yang dipesan Sui Houyu. Hatinya tiba-tiba menjadi sedikit masam.

Namun, perasaan itu segera menghilang. Alasan utamanya adalah karena dia merasa puas secara rohani seolah-olah dia sudah kenyang.

Apakah ini yang membuat menonton video mukbang begitu menyenangkan?

Deng Yiheng, yang merupakan anak laki-laki pahlawan kecil, juga menatap dan tidak bisa menahan diri untuk tidak bergumam, “Orang itu terlalu pandai berpura-pura. Apa dia benar-benar bisa makan sebanyak itu?”

Shen Junjing, si penjahat kecil, berbisik, “Kamu tidak bisa berbohong untuk sesuatu semacam ini. Jika aku tidak berpuasa, aku bisa makan lebih banyak daripada dia.”

Setelah Sui Houyu membayar tagihan, pemilik restoran datang ke meja mereka dan menghela napas pada Hou Mo, “Gadis kecil itu sangat cantik dan tinggi, tapi dia makan terlalu banyak.”

Ketiga pemuda itu menatap pemilik restoran dengan rumit.

Akhirnya, Hou Mo memberitahunya, “Bibi, dia itu anak laki-laki.”

Pemilik restoran terkejut dan bertanya, “Bagaimana anak itu bisa begitu tampan? Lebih dari dirimu.”

Hou Mo tidak menyukainya dan menjawab, “Kamu dibeli hanya dengan enam piring? Tidakkah menurutmu wajahku lebih maskulin?”

Pemilik restoran tertawa terbahak-bahak, “Itu benar, Hou Mo kami yang paling tampan.”

Hou Mo berani mengatakannya karena, di satu sisi, dia tidak tahu malu, dan di sisi lain, karena dia benar-benar terlihat tampan.

Hou Mo berbeda dari yang lain sejak kecil.

Di daerah ini, di mana kebanyakan orang memiliki kulit putih kekuningan, Hou Mo memiliki kulit pucat langka yang lebih putih dari orang biasanya. Sepertinya dia dilahirkan dengan lebih sedikit melanin, dan bahkan rambut, alis, dan pupil matanya tidak hitam tapi cokelat kuning muda.

Dengan rambut berwarna kuning muda yang pendek dan halus serta mata berwarna terang, dia tampak seperti kucing. Ketika orang-orang memandangnya, tatapannya tampak seperti melayang dan melamun, seperti dia tidak memperhatikan apa pun.

Dia tampak selalu tersenyum, tapi tidak ada kilau di matanya. Itu hanya terlihat seperti itu sebagaimana matanya terlihat.

Selain itu, dia memiliki fitur yang tajam, hidung yang tinggi disertai dengan mata yang dalam, dan wajahnya memiliki lekukan di sekelilingnya dan tidak datar. Dia sering ditanya apakah dia minoritas atau ras campuran padahal sebenarnya dia bukan yang seperti itu. Selama tiga generasi, kakek-neneknya dan anak-anak mereka adalah orang-orang timur laut asli.

Hou Mo dan yang lainnya berjalan keluar dari restoran dan duduk di meja di dekatnya dan orang-orang menyaksikan mereka, membiarkan tubuh mereka mencerna makanan.

Angin malam yang sejuk membawa aroma bunga dan tanaman lainnya. Tinggal di tempat yang seperti surga ini adalah kebahagiaan yang murni.

Meskipun kedamaian itu hancur ketika Hou Mo menerima panggilan video dari pelatih.

Setelah mengambil napas dalam-dalam, dia menerima panggilan itu dan mendengar pelatih berteriak, “Aku melihat pelacak aktivitasmu! Jika kalian tidak ingin berlari di siang hari karena terik matahari, maka larilah di malam hari! Kalian tidak boleh ketinggalan dalam latihan bahkan jika itu adalah waktu liburan Musim Panas!”

Hou Mo tetap patuh dan dengan cerdik memberi isyarat “Oke” ke kamera, “Oke, oke.”

“Jangan coba-coba membodohiku dengan hanya meminta satu orang menjalankannya. Kalian masing-masing harus berlari secara terpisah karena aku ingin melihat perbedaan dalam lari kalian. Setelah kalian tiba di rumah, unggah hasilnya di aplikasi dan aku akan memeriksanya!”

Hou Mo berdeham dan tersenyum sebagai jawaban, “Oke”

Setelah panggilan video ditutup, ketiga orang itu meratap bersama. Sungguh memalukan menjadi siswa olahraga yang menghadiri kelas daring.

Hou Mo dan yang lainnya berjalan menuju ke lapangan olahraga.

Ini adalah stadion terbesar di dekat mereka. Lapangan tengah pada awalnya adalah lapangan sepak bola, tapi digunakan untuk tarian persegi3 sepanjang tahun.

Meskipun lintasan lari tidak dirawat dengan baik dan diabaikan, itu masih merupakan tempat yang baik untuk berlari.

Saat ketiganya sedang melakukan pemanasan, mereka melihat sosok yang familiar berlari melewati mereka. Itu Sui Houyu.

Ketiga pria itu saling memandang satu sama lain.

Deng Yiheng hanya bisa bertanya, “Ada apa dengan orang itu? Kenapa dia langsung lari setelah makan? Apa dia tidak takut terkena gastroptosis? Bukankah kamu seharusnya melakukan yang sebaliknya setelah makan sebanyak itu?”

Shen Junjing menggelengkan kepalanya dan bergumam, “Aku percaya dia akan membutuhkan waktu 20 menit untuk berjalan menuju ke sini. Jika dia tidak mengenal tempatnya, dia akan membutuhkan waktu 40 menit lagi, jadi aku yakin dia baru saja tiba.”

Deng Yiheng mengangguk, “Ya, dia memegang sebuah koper tadi. Kurasa dia baru saja tiba.”

Shen Junjing: “Apakah dia juga seorang siswa olahraga?”

Deng Yiheng mengingat kekejaman pihak lain saat dia memukuli orang dan setuju, “Mungkin dia berlatih Sanda4. Tidak masuk akal baginya untuk menjadi kurus tapi bisa bertarung dengan baik.”

Hou Mo berlari menuju trek setelah menyelesaikan pemanasan dan mengikuti Sui Houyu, meskipun ada jarak yang terlihat di antara mereka.

Tak satu pun dari mereka berhenti atau mencoba untuk mengungguli satu sama lain, dan begitu saja mereka berlari sepuluh putaran bersama-sama.


Sui Houyu telah kembali ke apartemennya tapi tiba-tiba menjadi tidak nyaman karena bosan.

Dia bermain gim di ponselnya untuk sementara waktu tapi kemudian kehilangan minat sehingga dia bangun dan membersihkan kamar.

Meskipun apartemen itu mahal, itu memiliki kelebihan. Misalnya, perlengkapan mandi dan tisu toilet disediakan oleh pemiliknya. Karena Sui Houyu akan tinggal untuk waktu yang lama, dia diberi satu set yang baru.

Keperluannya juga akan dibayar oleh pemiliknya.

Selain itu, petugas kebersihan akan datang setiap hari sehingga dia sama sekali tidak perlu membersihkannya.

Tapi dia harus tetap sibuk.

Setelah dibersihkan, Sui Houyu meletakkan tangannya di pinggang dan melihat sekeliling ruangan. Sepertinya tidak ada lagi yang bisa dilakukan.

Dia memaksa dirinya untuk duduk di sofa dan mengunyah dua potong permen karet. Tangannya diletakkan di atas kakinya tapi telapak tangannya terus mengepal dengan gelisah.

Akhirnya, dia tidak bisa menahan diri dan berlari keluar dari pintu dan menuruni tangga.

Lingkungan yang asing membuatnya merasa tidak nyaman.

Kegelisahannya membuatnya semakin cemas.

Dia ingin melepaskan rasa frustrasinya tapi tidak bisa memikirkan cara yang lebih baik untuk melakukan itu.

Kedap suara di gedung itu tidak bagus.

Tetangganya memperingatkannya karena berlari bolak-balik seperti ini.

Di seberang tangga, salah satu pintu terbuka.

Melalui celah kecil, pria itu kebetulan melihat Sui Houyu naik.

Itu adalah Hou Mo.

Keduanya terkejut ketika mata mereka bertemu. Sesaat kemudian, Hou Mo tertawa dan bertanya, “Kenapa kamu melakukan itu?”

Treadmill-ku baru akan datang besok.” Sui Houyu menjawab dan kemudian naik lagi.

Hou Mo membuka pintu sedikit lebih lebar dan mencondongkan tubuh hanya untuk pada akhirnya melihat sepatu kets AJ menghilang di tangga, jadi dia kembali ke dalam apartemen dan menjelaskan pada ibunya, “Seseorang berlari.”

Mama Hou tersenyum lembut dan berkata, “Baiklah, kalau begitu aku akan istirahat sekarang dan lebih baik kamu tidur lebih awal.”

Hou Mo membantu ibunya masuk ke kamarnya dan kemudian pergi ke kamarnya sendiri.

Dia menyalakan komputer dan menatap layar sejenak, ragu-ragu, sebelum akhirnya memasukkan beberapa kata di kotak pencarian: ADHD

Dia telah melihat bagaimana Sui Houyu bertarung dan makan bersamanya. Dia memperhatikan bahwa meskipun Sui Houyu tampak tenang, dia telah membuat beberapa gerakan cemas kecil yang membuat Hou Mo penasaran.

Setelah membandingkannya dengan deskripsi yang dimuat, dia mengira Sui Houyu tidak menderita ADHD.

Kemudian dia melihat kata kunci dari entri pencarian yang relevan: Bipolar.

Dia menatapnya lalu mencarinya di Ensiklopedia Baidu: Merasakan euforia. Misalnya, seseorang mungkin merasa bahwa kondisi psikologisnya sangat baik, atau merasa bahwa tubuhnya sangat sehat, atau merasakan energi yang berlimpah. Seseorang mungkin juga kurang tidur tapi tidak akan merasa lelah, tiba-tiba menjadi hiperaktif, akan mencari petualangan yang sembrono, atau memiliki hasrat seksual yang tinggi.

Hou Mo menatap halaman itu, tanpa sadar menyentuh dagunya, dan tidak bisa menahan diri untuk tidak menghela napas, “Kekuatan fisik yang bagus dan keinginan yang kuat. Ini sempurna.”


Catatan Penulis:

Bagian terakhir disalin dari Ensiklopedia Baidu.

[Buku ini dirancang demi cinta.]

[Memang ada orang-orang Cina dengan rambut dan pupil berwarna terang alami. Ada contohnya dalam kenyataan, tapi itu cukup jarang. Mereka tidak kekurangan nutrisi jadi tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Orang Cina kadang-kadang juga memiliki rambut merah, dan mereka tidak selalu “berasal dari orang campuran” karena bahkan sejak zaman kuno hanya sedikit orang yang memilikinya. Bahkan “Hantu Berambut Merah” di Liu Tang dari “Batas Air” mendapatkan julukannya karena rambut merahnya.]

[Penulis menjelaskan di sini bagaimana nama-nama protagonis terlalu mirip dan memperluasnya tapi penerjemah Inggris terlalu malas untuk menerjemahkannya karena terlalu panjang dan terlalu banyak penjelasan karakter Cina. Ini untuk memajukan pengetahuan Cinanya yang masih baru dan dia tidak ingin menerjemahkan sesuatu yang salah jadi maaf hahaha!]


Bab Sebelumnya Ι Bab Selanjutnya

KONTRIBUTOR

Jeffery Liu

eijun, cove, qiu, and sal protector

Footnotes

  1. Bagian ini adalah permainan kata-kata yang sulit diungkapkan dengan baik. Ini adalah yang terbaik yang bisa eng tlr lakukan, maaf… Ini yang asli “兄弟多有什么不好的?实在不行自给自足,以后约会的内容是和对象一起去割包|皮,之后一起去撸串,多浪漫多特别?”. Aku sendiri juga mencari tahu apa artinya tapi yang kudapatkan adalah 以后约会的内容是和对象一起去割包皮,之后一起去撸串 (kita dapat pergi melakukan sirkumsisi (割包皮 = sunat) dan kemudian menusuk bbq satu sama lain), jadi apakah yang dimaksud main pedang x pedang? IYKWIM! Kalau kalian tahu silakan komen.
  2. Artinya sama seperti yang di atas.
  3. Dari Wikipedia: Di Republik Rakyat Tiongkok, tarian persegi atau tarian alun-alun, adalah latihan rutin yang dilakukan dengan musik di alun-alun, atau bagian kota negara. Ini populer di kalangan wanita paruh baya dan pensiunan yang disebut sebagai “nenek menari” di media berbahasa Inggris. Atau tarian untuk empat pasangan yang disusun dalam bujur sangkar, dengan satu pasangan di setiap sisinya menghadap ke tengah alun-alun.
  4. Kickboxing China.
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments